Saturday, August 21, 2010

Kisah pemuda arab



Ada seorang pemuda Arab yang baru saja menyelesaikan bangku kuliahnya di Amerika. Pemuda ini adalah salah seorang yang diberi nikmat oleh Allah berupa pendidikan agama Islam bahkan dia mampu mendalaminya. Selain belajar, dia juga seorang jurudakwah Islam. Ketika berada di Amerika, dia berkenalan dengan salah seorang Nasrani. Hubungan mereka semakin akrab, dengan harapan semoga Allah s.w.t. memberinya hidayah masuk Islam.

Pada suatu hari mereka berdua berjalan-jalan di sebuah perkampungan di Amerika dan melintas dekat sebuah gereja yang terdapat di kampung tersebut. Temannya itu meminta agar dia turut masuk ke dalam gereja. Mula mula dia keberatan, namun kerana desakan akhirnya pemuda itu pun memenuhi permintaannya lalu ikut masuk ke dalam gereja dan duduk di salah satu bangku dengan hening, sebagaimana kebiasaan mereka.

Ketika paderi masuk, mereka serentak berdiri untuk memberikan penghormatan lantas kembali duduk. Di saat itu, si paderi agak terbeliak ketika melihat kepada para hadirin dan berkata, 'Di tengah kita ada seorang Muslim. Aku harap dia keluar dari sini.' Pemuda Arab itu tidak bergerak dari tempatnya. Paderi tersebut mengucapkan perkataan itu berkali-kali, namun dia tetap tidak bergerak dari tempatnya. Hingga akhirnya paderi itu berkata, 'Aku minta dia keluar dari sini dan aku menjamin keselamatannya.' Barulah pemuda ini beranjak keluar.

Di ambang pintu, pemuda bertanya kepada sang paderi, 'Bagaimana anda tahu bahawa saya seorang Muslim?'Paderi itu menjawab, 'Dari tanda yang terdapat di wajahmu.'

Kemudian dia beranjak hendak keluar. Namun, paderi ingin memanfaatkan kehadiran pemuda ini dengan mengajukan beberapa pertanyaan, tujuannya untuk memalukan pemuda tersebut dan sekaligus mengukuhkan agamanya. Pemuda Muslim itupun menerima tentangan debat tersebut.

Paderi berkata, 'Aku akan mengajukan kepada anda 22 pertanyaan dan anda harus menjawabnya dengan tepat. ' Si pemuda tersenyum dan berkata, 'Silakan!'

Sang paderi pun mulai bertanya, 'Sebutkan satu yang tiada duanya, dua yang tiada tiganya, tiga yang tiada empatnya, empat yang tiada limanya, lima yang tiada enamnya, enam yang tiada tujuhnya, tujuh yang tiada delapannya, delapan yang tiada sembilannya, sembilan yang tiada sepuluhnya, sesuatu yang tidak lebih dari sepuluh, sebelas yang tiada dua belasnya, dua belas yang tiada tiga belasnya, tiga belas yang tiada empat belasnya.'

'Sebutkan sesuatu yang dapat bernafas namun tidak mempunyai ruh! Apa yang dimaksud dengan kuburan berjalan membawa isinya? Siapakah yang berdusta namun masuk ke dalam surga? Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah namun Dia tidak menyukainya? Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah dengan tanpa ayah dan ibu!'

'Siapakah yang tercipta dari api, siapakah yang diazab dengan api dan siapakah yang terpelihara dari api? Siapakah yang tercipta dari batu, siapakah yang diazab dengan batu dan siapakah yang terpelihara dari batu?'

'Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah dan dianggap besar! Pohon apakah yang mempunyai 12 ranting, setiap ranting mempunyai 30 daun, setiap daun mempunyai 5 buah, 3 di bawah naungan dan dua di bawah sinaran matahari?'

Mendengar pertanyaan tersebut, pemuda itu tersenyum dengan keyakinan kepada Allah.

Setelah membaca 'Bismillah...' dia berkata,

-Satu yang tiada duanya ialah Allah s.w.t..

-Dua yang tiada tiganya ialah Malam dan Siang. Allah s.w.t. berfirman, 'Dan Kami jadikan malam dan siang sebagai dua tanda (kebesaran kami).' (Al-Isra': 12).

-Tiga yang tiada empatnya adalah kesilapan yang dilakukan Nabi Musa ketika Khidir menenggelamkan sampan, membunuh seorang anak kecil dan ketika menegakkan kembali dinding yang hampir roboh.

-Empat yang tiada limanya adalah Taurat, Injil, Zabur dan al-Qur'an.

- Lima yang tiada enamnya ialah Solat lima waktu.

-Enam yang tiada tujuhnya ialah jumlah Hari ketika Allah s.w.t. menciptakan makhluk.

-Tujuh yang tiada delapannya ialah Langit yang tujuh lapis. Allah s.w.t. berfirman, 'Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Rabb Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang.' (Al-Mulk: 3).

-Delapan yang tiada sembilannya ialah Malaikat pemikul Arsy ar-Rahman. Allah s.w.t. berfirman, 'Dan malaikat-malaikat berada di penjuru-penjuru langit. Dan pada hari itu delapan orang malaikat menjunjung 'Arsy Rabbmu di atas (kepala) mereka.' (Al-Haqah: 17).

-Sembilan yang tiada sepuluhnya adalah mu'jizat yang diberikan kepada Nabi Musa yaitu: tongkat, tangan yang bercahaya, angin topan, musim paceklik, katak, darah, kutu dan belalang.*

-Sesuatu yang tidak lebih dari sepuluh ialah Kebaikan. Allah s.w.t. berfirman, 'Barang siapa yang berbuat kebaikan maka untuknya sepuluh kali lipat.' (Al-An'am: 160).

-Sebelas yang tiada dua belasnya ialah jumlah Saudara-Saudara Nabi Yusuf .

-Dua belas yang tiada tiga belasnya ialah Mu'jizat Nabi Musa yang terdapat dalam firman Allah, 'Dan (ingatlah) ketika Musa memohon air untuk kaumnya, lalu Kami berfirman, 'Pukullah batu itu dengan tongkatmu.' Lalu memancarlah daripadanya dua belas mata air.' (Al-Baqarah: 60).

-Tiga belas yang tiada empat belasnya ialah jumlah Saudara Nabi Yusuf ditambah dengan ayah dan ibunya.

-Adapun sesuatu yang bernafas namun tidak mempunyai ruh adalah waktu Subuh. Allah s.w.t. berfirman, 'Dan waktu subuh apabila fajarnya mulai menyingsing.' (At-Takwir: 18).

-Kuburan yang membawa isinya adalah Ikan yang menelan Nabi Yunus AS.

-Mereka yang berdusta namun masuk ke dalam surga adalah saudara-saudara Nabi Yusuf, yakni ketika mereka berkata kepada ayahnya, 'Wahai ayah kami, sesungguhnya kami pergi berlumba-lumba dan kami tinggalkan Yusuf di dekat barang-barang kami, lalu dia dimakan serigala.' Setelah kedustaan terungkap, Yusuf berkata kepada mereka, 'Tak ada cercaan terhadap kamu semua.' Dan ayah mereka Ya'qub berkata, 'Aku akan memohonkan ampun bagimu kepada Rabbku. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.' (Yusuf:98)

-Sesuatu yang diciptakan Allah namun tidak Dia sukai adalah suara Keldai. Allah s.w.t. berfirman, 'Sesungguhnya sejelek-jelek suara adalah suara keldai.' (Luqman: 19).

-Makhluk yang diciptakan Allah tanpa bapa dan ibu adalah Nabi Adam, Malaikat, Unta Nabi Shalih dan Kambing Nabi Ibrahim.

-Makhluk yang diciptakan dari api adalah Iblis, yang diazab dengan api ialah Abu Jahal dan yang terpelihara dari api adalah Nabi Ibrahim.. Allah s.w.t. berfirman, 'Wahai api dinginlah dan selamatkan Ibrahim..' (Al-Anbiya':69).

-Makhluk yang terbuat dari batu adalah Unta Nabi Shalih, yang diazab dengan batu adalah tentara bergajah dan yang terpelihara dari batu adalah Ashabul Kahfi (penghuni gua).

-Sesuatu yang diciptakan Allah dan dianggap perkara besar adalah Tipu Daya Wanita, sebagaimana firman Allah s.w.t. 'Sesungguhnya tipu daya kaum wanita itu sangatlah besar.' (Yusuf: 28).

-Adapun pohon yang memiliki 12 ranting setiap ranting mempunyai 30 daun, setiap daun mempunyai 5 buah, 3 di bawah teduhan dan dua di bawah sinaran matahari maknanya: Pohon adalah Tahun, Ranting adalah Bulan, Daun adalah Hari dan Buahnya adalah Solat yang lima waktu, Tiga dikerjakan di malam hari dan Dua di siang hari.

Paderi dan para hadirin merasa takjub mendengar jawapan pemuda Muslim tersebut. Kemudian dia pun mula hendak pergi. Namun dia mengurungkan niatnya dan meminta kepada paderi agar menjawab satu pertanyaan saja. Permintaan ini disetujui oleh paderi.

Pemuda ini berkata, 'Apakah kunci surga itu?'

Mendengar pertanyaan itu lidah paderi menjadi kelu, hatinya diselimuti keraguan dan rupa wajahnya pun berubah. Dia berusaha menyembunyikan kekuatirannya, namun tidak berhasil. Orang-orang yang hadir di gereja itu terus mendesaknya agar menjawab pertanyaan tersebut, namun dia cuba mengelak.

Mereka berkata, 'Anda telah melontarkan 22 pertanyaan kepadanya dan semuanya dia jawab, sementara dia hanya memberi cuma satu pertanyaan namun anda tidak mampu menjawabnya!'

Paderi tersebut berkata, 'Sesungguh aku tahu jawapannya, namun aku takut kalian marah.'

Mereka menjawab, 'Kami akan jamin keselamatan anda. '

Paderi pun berkata, 'Jawapannya ialah: Asyhadu An La Ilaha Illallah , Wa Asyhadu Anna Muhammadar Rasulullah. '

Lantas paderi dan orang-orang yang hadir di gereja itu terus memeluk agama Islam. Sungguh Allah telah menganugerahkan kebaikan dan menjaga mereka dengan Islam melalui tangan seorang pemuda Muslim yang bertakwa .**

NOTA: Ini adalah artikel sulung dari qasha dan merupakan sebuah artikel yang cukup bagus. Ia dapat menyedarkan kita agar membaca dan memahami isi kandungan Al-Qur'an bagi membolehkan kita menangkis tohmahan dan menjawab pertanyaan orang-orang kafir.

Saya pernah membaca dari satu buku bahawa sebenarnya paderi Kristian tahu bahawa Kunci Syurga itu adalah Dua Kalimah Syahadah. Kerana itu (kononnya) apabila nazak seorang Kristian, maka paderi akan datang membisikkan kalimah itu ke telinganya dengan harapan dia akan mati dalam Islam. Saya tidak pasti sama ada dakwaan ini (membisikkan ke telinga orang nazak) benar atau tidak. Namun saya pasti ahli kitab Kristian tahu bahawa Kunci Syurga adalah Dua Kalimah Syahadah. Cuma, mereka tidak mahu mengaku (kebenaran Islam) kerana bimbang akan kehilangan pangkat dan kedudukan duniawi.

Wallahua'lam

semana kaya atau besar...tetap Allahuakbar!!!! ittaqullah!!!!!

Monday, July 19, 2010

Tabarruj Dan Ikhtilath

Take a few times away to just sink yourself in this article.
renung dalam2~ and selamat beramal~
Allahu'alam.


Oleh: Asfuri Bahri, Lc
____________ _________ _________ __


dakwatuna.com – Islam adalah agama yang mengatur hidup dan kehidupan
manusia. Ajaran-ajarannya menjadi acuan bagi siapa saja, pribadi,
keluarga, masyarakat, dan bangsa untuk meniti kehidupan yang lebih
baik dan harmonis dalam ridha sang pencipta. Rambu-rambunya diletakkan
untuk dijadikan pedoman perjalanan hidup untuk selamat sampai tujuan.
Jika ada rambu yang dilanggar, maka akibat buruk akan menimpa
pelanggar itu dan bahkan sering menimpa orang lain juga. Lihatlah,
sebuah kecelakaan di jalan raya, korbannya tidak hanya pelaku
pelanggaran, namun menimpa pengguna jalan yang lain.

Di antara persoalan besar yang dihadapi oleh manusia adalah yang
berkaitan dengan wanita. Persoalan ini adalah persoalan Bani Israel
dan persoalan umat ini. Rasulullah telah mengisyaratkan masalah ini,

مَا تَرَكْتُ بَعْدِي فِتْنَةً أَضَرَّ عَلَى الرِّجَالِ مِنَ النِّسَاءِ

“Aku tidak tinggalkan fitnah yang lebih berbahaya bagi laki-laki
selain (fitnah) wanita.” (H.R. Bukhari dan Muslim)

Harta paling berharga yang dimiliki wanita adalah rasa malu dan harga
diri. Jika wanita melepaskan pakaian malunya dan tidak lagi menjaga
harga diri serta kewanitaannya, dampaknya akan menimpa keluarga dan
masyarakat. Maka selayaknya keluarga dan masyarakat juga turut dalam
menjaga nilai-nilai ini pada diri wanita-wanitanya. Jika wanita tidak
lagi mengenakan hijab sebagaimana yang telah ditentukan Islam,
ditambah dengan pelanggaran batas hubungan antar laki-laki dan wanita,
maka kerusakan akan terjadi. Hal ini karena syahwat manusia adalah
sesuatu yang berbahaya jika tidak dikendalikan.

Imam Muslim meriwayatkan dari Jabir bahwa Rasulullah saw. bersabda,

إِنَّ الْمَرْأَةَ تُقْبِلُ فِي صُورَةِ شَيْطَانٍ وَتُدْبِرُ فِي
صُورَةِ شَيْطَانٍ فَإِذَا أَبْصَرَ أَحَدُكُمْ امْرَأَةً فَلْيَأْتِ
أَهْلَهُ فَإِنَّ ذَلِكَ يَرُدُّ مَا فِي نَفْسِهِ

“Wanita itu dari depan nampak seperti bentuk setan dan dari belakang
nampak seperti bentuk setan. Kalau salah seorang di antara kalian
melihat wanita hendaklah mendatangi istrinya. Karena hal itu akan
meredakan apa yang di dalam dirinya.”

Pengertian Tabarruj dan Ikhtilath

Menurut bahasa, tabarruj adalah wanita yang memamerkan keindahan dan
perhiasannya kepada laki-laki (Ibnu Manzhur di Lisanul Arab).
Tabarrajatil mar’ah artinya wanita yang menampakkan kecantikannya,
lehernya, dan wajahnya. Ada yang mengatakan, maksudnya adalah wanita
yang menampakkan perhiasannya, wajahnya, kecantikannya kepada
laki-laki dengan maksud untuk membangkitkan nafsu syahwatnya.

Menurut syariah, tabarruj adalah setiap perhiasan atau kecantikan yang
ditujukan wanita kepada mata-mata orang yang bukan muhrim. Termasuk
orang yang mengenakan cadar, di mana seorang wanita membungkus
wajahnya, apabila warna-warnanya mencolok dan ditujukan agar dinikmati
orang lain, ini termasuk tabarruj jahiliyah terdahulu. Seperti yang
disinyalir ayat,

“Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan
bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu dan
dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan taatilah Allah dan Rasul-Nya.
Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, hai
ahlul bait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya.” (Al-Ahzab: 33)

Allah melarang para wanita untuk tabarruj setelah memerintahkan mereka
menetap di rumah. Tetapi apabila ada keperluan yang mengharuskan
mereka keluar rumah, hendaknya tidak keluar sembari mempertontonkan
keindahan dan kecantikannya kepada laki-laki asing yang bukan
muhrimnya. Allah juga melarang mereka melakukan tabrruj seperti
tabarrujnya orang-orang jahiliyah terdahulu. Apa maksud tabarruj
jahiliyah terdahulu itu?

Mujahid berkata, “Wanita dahulu keluar dan berada di antara para
laki-laki. Inilah maksud dari tabarruj jahiliyah terdahulu.”

Qatadah berkata, “Wanita dahulu kalau berjalan berlenggak-lenggok
genit. Allah melarang hal ini.”

Muqatil bin Hayyan berkata, “Maksud tabarruj adalah wanita yang
menanggalkan kerudungnya lalu nampaklah kalung dan lehernya. Inilah
tabarruj terdahulu di mana Allah melarang wanita-wanita beriman untuk
melakukannya.”

رَوَى اِبْنُ أَبِي نَجِيْحٍ عَن مُجَاهِد وَلاَ تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ
الْجَاهِلِيَّةِ الأُوْلَى قَالَ كَانَتِ الْمَرْأَةُ تَتَمَشَّى بَيْنَ
أَيْدِي الْقَوْمِ فَذَلِكَ تَبَرُّجُ الْجَاهِلِيَّةِ

Ibnu Abu Najih meriwayatkan dari Mujahid, “Janganlah kamu berhias dan
bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu…” Dia
(Mujahid) berkata, “Wanita dahulu berjalan-jalan di hadapan kaum
(laki-laki). Itulah tabarruj Jahiliyah.”

Ada yang mengatakan, yang dimaksud jahiliyah pertama adalah jahiliyah
sebelum Islam, sedangkan jahiliyah kedua adalah umat Islam yang
melakukan perbuatan jahiliyah pertama.

Sedangkan pengertian ikhtilath secara bahasa adalah bercampurnya dua
hal atau lebih. Ikhtilath dalam pengertian syar’i maksudnya
bercampur-baurnya perempuan dan laki-laki yang bukan muhrim di sebuah
momen dan forum yang tidak dibenarkan oleh Islam.

Imam Abu Daud meriwayatkan,

عَنْ حَمْزَةَ بْنِ أَبِي أُسَيْدٍ الْأَنْصَارِيِّ عَنْ أَبِيهِ أَنَّهُ
سَمِعَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ
وَهُوَ خَارِجٌ مِنْ الْمَسْجِدِ فَاخْتَلَطَ الرِّجَالُ مَعَ النِّسَاءِ
فِي الطَّرِيقِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ
وَسَلَّمَ لِلنِّسَاءِ اسْتَأْخِرْنَ فَإِنَّهُ لَيْسَ لَكُنَّ أَنْ
تَحْقُقْنَ الطَّرِيقَ عَلَيْكُنَّ بِحَافَّاتِ الطَّرِيقِ فَكَانَتْ
الْمَرْأَةُ تَلْتَصِقُ بِالْجِدَارِ حَتَّى إِنَّ ثَوْبَهَا
لَيَتَعَلَّقُ بِالْجِدَارِ مِنْ لُصُوقِهَا بِهِ

Hamzah bin Abi Usaid Al-Anshari bahwa ia mendengar Rasulullah saw
keluar rumah dari masjid. Tiba-tiba orang laki-laki dan wanita
berkumpul di jalanan. Rasulullah saw berkata kepada para wanita itu,
“Agar wanita di belakang saja, kalian tidak boleh berada di
tengah-tengah jalan (ketika ada laki-laki) dan hendaknya kalian di
pinggiran jalan.” Serta merta ada wanita yang merapat ke dinding
(rumah) sampai-sampai pakaiannya tersangkut ke dinding itu karena
terlalu nempel.” (Abu Daud).

Al-Qur’an memberikan arahan kepada wanita bagaimana seharusnya mereka
bersikap, bersuara dan bergaul dengan lawan jenisnya. Allah berfirman,

“Hai istri-istri nabi, kamu sekalian tidaklah seperti wanita yang
lain, jika kamu bertakwa. Maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara
sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya dan
ucapkanlah perkataan yang baik.” (Al-Ahzab: 32)

Sekarang ini pemandangan wanita tabarruj menjadi biasa, termasuk di
negeri-negeri muslim. Dunia entertainmen memiliki peran besar dalam
mensosialisasikan budaya tabarruj. Ikhtilath juga tidak bisa
dipisahkan dari budaya mereka. Seorang pemuda akan dipandang aneh jika
tidak memiliki teman-teman wanita. Lebih jauh, pergaulan bebas semakin
membudaya.

Tabarruj dan Ikhtilah adalah konspirasi musuh-musuh Islam

Tabarruj dan ikhtilath merupakan tradisi Yahudi, ini nampak dalam
Protokoler mereka, wajib bagi mereka untuk menundukkan semua bangsa
dengan cara memerangi akhlak dan memporak-porandakan nilai-nilai
keluarga dengan berbagai sarana yang ada. Lalu mereka menemukan bahwa
sarana yang paling efektif untuk menyerang basis keluarga adalah
dengan cara merangsang mereka melakukan kejahatan dan merangsang nafsu
syahwat. Racun ini lalu mereka sebarkan melalui berbagai media, film,
koran, majalah, cerita, dan lain-lain.

Kita sekarang hidup di zaman banyak dan beragam fitnah dan godaan,
karena interaksi kita dengan dunia luar, misal melalui media masa
audio maupun visual. Wanita dibiarkan berkeliaran ke mana saja tanpa
batas dan bergaul dengan siapa saja serta dengan dandanan model
zamannya, membuka aurat, dengan kosmetik dan parfum yang menarik
perhatian. Acap kali kita menyaksikan, bahkan seorang gadis belia
keluar dari rumahnya tanpa didampingi oleh muhrimnya, bertemu dengan
siapa saja tanpa pantauan kedua orang tuanya. Wanita berbicara melalui
telepon hingga berjam-jam tanpa diketahui oleh walinya. Di waktu siang
maupun malam tidak jarang dijumpai wanita berada di luar rumah, bukan
untuk suatu kepentingan belanja atau urusan keluarganya, semata-mata
untuk mencari sensasi. Kemudian ia bergabung dalam kerumunan laki-laki
dan perempuan. Hampir bisa dipastikan bahwa tujuan keluar rumah adalah
sengaja menyebarkan fitnah dan menggoda mata laki-laki. Sementara
orang tuanya, kakak dan adiknya tenang berada di rumah.

Bahaya Tabarruj dan Ikhtilath

Berikut ini beberapa hal yang berkaitan dengan bahaya tabarruj dan
ikhtilah bagi, diri, keluarga, dan masyarakat.

1. Tabarruj dan ikhtilath adalah maksiat kepada Allah dan Rasul-Nya

Dan barangsiapa bermaksiat kepada Allah akan merasakan akibatnya. Sama
sekali tidak akan membahayakan Allah. Rasulullah saw. bersabda,

كُلُّ أُمَّتِي يَدْخُلُوْنَ الْجَنَّةَ إِلاَّ مَنْ أَبَى، فَقَالُوْا:
يَا رَسُوْلَ اللهِ مَنْ يَأْبَى؟ قَالَ: مَنْ أَطَاعَنِي دَخَلَ
الْجَنَّةَ وَمَنْ عَصَانِي فَقَدْ أَبَى

“Setiap umatku akan masuk surga kecuali yang tidak mau.” Mereka
(sahabat) bertanya, “Ya Rasulullah, siapakah yang tidak mau?” Beliau
bersabda, “Barangsiapa taat kepadaku akan masuk surga dan barangsiapa
bermaksiat kepadaku ia orang yang tidak mau.” (H.R. Bukhari)

2. Tabarruj dan ikhtilath termasuk dosa besar

Karena kedua hal ini merupakan sarana paling kuat terhadap perbuatan
zina. Di riwayat yang shahih dari Ahmad diceritakan bahwa Umaimah
binti Raqiqah datang kepada Rasulullah saw. Untuk berbaiat kepada
beliau dalam membela Islam. Beliau bersabda,

أُبَايِعُكَ عَلَى أَنْ لاَ تُشْرِكِي بِاللهِ شَيْئًا، وَلاَ تُسْرِقِي،
وَلاَ تَزْنِي، وَلاَ تَقْتُلِي وَلَدَكِ وَلاَ تَأْتِي بِبُهْتَانٍ
تَفْتَرِيْنَهُ بَيْنَ يَدَيْكَ وَرِجْلَيْكِ وَلاَ تَنُوْحِي وَلاَ
تَتَبَرَّجِي تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الأُوْلَى

“Aku membaiatmu agar kamu tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu,
tidak mencuri, tidak berzina, tidak membunuh anakmu, tidak melakukan
kebohongan dari hadapanmu (karena perbuatan lisan dan kemaluan), tidak
meratapi (orang mati), dan tidak tabarruj dengan tabarruj jahiliyah
pertama.” (H.R. Bukhari)

Lihatlah bagaimana Rasulullah saw. mengaitkan antara tabarruj dan
dosa-dosa besar seperti syirik, mencuri, dan berzina.

3. Tabarruj dan Ikhtilath mendatangkan laknat

Di Mustadrak Al-Hakim dan di Musnad Imam Ahmad dari Abdullah bin Umar
Rasulullah saw bersabda,

يَقُولُ سَيَكُونُ فِي آخِرِ أُمَّتِي رِجَالٌ يَرْكَبُونَ عَلَى
السُّرُوجِ كَأَشْبَاهِ الرِّجَالِ يَنْزِلُونَ عَلَى أَبْوَابِ
الْمَسْجِدِ نِسَاؤُهُمْ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ عَلَى رُءُوسِهِمْ
كَأَسْنِمَةِ الْبُخْتِ الْعِجَافِ الْعَنُوهُنَّ فَإِنَّهُنَّ
مَلْعُونَاتٌ لَوْ كَانَتْ وَرَاءَكُمْ أُمَّةٌ مِنْ الْأُمَمِ
لَخَدَمْنَ نِسَاؤُكُمْ نِسَاءَهُمْ كَمَا يَخْدِمْنَكُمْ نِسَاءُ
الْأُمَمِ قَبْلَكُمْ

“Akan datang di akhir umatku nanti laki-laki yang naik pelana (mewah)
layaknya laki-laki yang turun ke pintu-pintu masjid, wanita-wanita
mereka mengenakan pakaian namun telanjang, di kepala mereka seperti
punuk unta kurus. Kutuklah wanita-wanita itu karena sesungguhnya
mereka itu terkutuk. Jika setelah kalian ada kaum, tentu wanita-wanita
kalian akan melayani wanita-wanita mereka sebagaimana wanita-wanita
kaum terdahulu melayani kalian.”

4. Tabarruj temasuk sifat penghuni neraka

Abu Hurairah berkata, Rasulullah saw bersabda,

صِنْفَانِ مِنْ أَهْلِ النَّارِ لَمْ أَرَهُمَا قَوْمٌ مَعَهُمْ سِيَاطٌ
كَأَذْنَابِ الْبَقَرِ يَضْرِبُونَ بِهَا النَّاسَ وَنِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ
عَارِيَاتٌ مُمِيلَاتٌ مَائِلَاتٌ رُءُوسُهُنَّ كَأَسْنِمَةِ الْبُخْتِ
الْمَائِلَةِ لَا يَدْخُلْنَ الْجَنَّةَ وَلَا يَجِدْنَ رِيحَهَا وَإِنَّ
رِيحَهَا لَيُوجَدُ مِنْ مَسِيرَةِ كَذَا وَكَذَا

“Ada dua golongan penduduk neraka yang belum aku lihat sekarang ini.
Satu kaum yang bersama mereka cambuk-cambuk seperti ekor sapi yang
dipakai untuk memukul orang. Wanita-wanita mereka berpakaian namun
telanjang, bergaya pundak mereka dan berpaling dari kebenaran. Kepala
mereka seperti punuk unta kurus, mereka tidak masuk surga dan tidak
mencium baunya. Padahal baunya tercium dari jarak perjalanan sekian
dan sekian.” (H.R. Muslim)

5. Tabarruj adalah Kemunafikan yang akan Mendatangkan Kegelapan di hari Kiamat

Al-Baihaqi meriwayatkan sabda Rasulullah saw. dengan sanad shahih,

خَيْرُ نِسَائِكُمْ اَلْوَدُوْدُ الْوَلُوْدُ الْمُوَاتِيَةُ
الْمُوَاسِيَةُ إِذَا اتَّقَيْنَ اللهَ وَشَرُّ نِسَائِكُمْ
اَلْمُتَبَرِّجَاتُ الْمُتَخَيِّلاَتُ وَهُنَّ الْمُنَافِقَاتُ لاَ
يَدْخُلُ الْجَنَّة َمِنْهُنَّ إِلاَّ مِثْلَ الْغُرَابِ الأَعْصَمِ

“Sebaik-baik wanita kalian adalah yang penyayang, yang banyak
melahirkan, yang cocok (dengan suaminya) jika mereka bertakwa kepada
Allah. Dan seburuk-buruk wanita adalah yang tabarruj dan sombong.
Mereka itulah orang-orang munafik. Tidak akan masuk surga salah
seorang di antara mereka kecuali seperti gagak putih.” (Baihaqi).

6. Tabarruj dan ikhtilath menodai kehormatan keluarga dan masyarakat

Diriwayatkan dari Nabi saw. bahwa beliau bersabda,

ثَلاَثَةٌ لاَ تَسْأَلْ عَنْهُمْ رَجُلٌ فَارَقَ الْجَمَاعَةَ وَعَصَى
إِمَامَهُ وَمَاتَ عَاصِيًا وَأَمَةٌ أَوْ عَبْدٌ أَبَقَ فَمَاتَ
وَامْرَأَةٌ غَابَ عَنْهَا زَوْجُهَا قَدْ كَفَاهَا مُؤْنَةَ الدُّنْيَا
فَتَبَرَّجَتْ بَعْدَهُ فَلاَ تَسْأَلْ عَنْهُمْ

“Ada tiga orang yang, kamu jangan bertanya kepada mereka: seseorang
yang keluar dari jamaah dan durhaka kepada imamnya lalu mati dalam
keadaan bermaksiat, seorang budak perempuan dan laki-laki yang berlari
(dari tuannya) kemudian ia mati, dan seorang wanita ditinggal keluar
oleh suaminya dan telah dicukupi kebutuhan dunianya lalu ia
bertabarruj setelah itu. Maka jangan bertanya kepada mereka.” (H.R.
Ahmad)

7. Tabarruj adalah sunnah Iblis

Jika menutup aurat dan berhijab serta menjaga diri dan kehormatan
adalah sunnah Nabi saw. Maka tabarruj dan ikhtilath adalah sunnah
Iblis, di mana sasaran godaan pertama terhadap manusia adalah agar
auratnya terbuka. Allah mewanti-wanti hal ini kepada kita agar kita
tidak terfitnah oleh tipu daya Iblis. Allah berfirman,

“Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh syaitan
sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapamu dari surga, ia
menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada
keduanya ‘auratnya. Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutny a melihat
kamu dan suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka.
Sesungguhnya kami telah menjadikan syetan-syetan itu pemimpin-pemimpin
bagi orang-orang yang tidak beriman.” (Al-A’raf: 27).

8. Tabarruj dan Ikhtilath adalah Permulaan Zina

Setiap kali penyimpangan terjadi akan melahirkan penyimpangan lain
yang lebih besar. Ketika wanita tidak menutup auratnya dan tidak
menjaga kehormatannya dengan bercampur bersama laki-laki yang bukan
muhrimnya, terlebih dengan dandanan yang menyebar fitnah, rasa malu
sudah sirna dan ghirah laki-laki mulai tiada, maka hal-hal haram
menjadi mudah dilakukan bahkan dosa-dosa besar menjadi hal yang biasa
dan wajar. Termasuk di antaranya zina. Di tengah masyarakat kita
sekarang terjadi perbedaan persepsi tentang zina. Bahkan tidak ada
undang-undang yang menjadikan zina sebagai kejahatan kecuali ia
terkait dengan hak-hak asasi manusia.

9. Tabarruj dan Ikhtilath mengundang Siksaan Allah

Di hadits riwayat Ibnu Majah Rasulullah saw bersabda,

لَمْ تَظْهَرْ الْفَاحِشَةُ فِي قَوْمٍ قَطُّ حَتَّى يُعْلِنُوا بِهَا
إِلَّا فَشَا فِيهِمْ الطَّاعُونُ وَالْأَوْجَاعُ الَّتِي لَمْ تَكُنْ
مَضَتْ فِي أَسْلَافِهِمْ الَّذِينَ مَضَوْا

“Tidaklah nampak kebejatan di antara kaum Luth sampai mereka
terang-terangan (melakukannya) kecuali setelah itu tersebarlah
penyakit kolera dan kelaparan yang belum pernah terjadi pada pendahulu
mereka.” (Ibnu Majah).

Secara umum, kemaksiatan kerap kali menjadi penyebab terjadinya
berbagai musibah. Seperti yang Allah sinyalir dalam Al-Qur’an,

“Dan jika kami hendak membinasakan suatu negeri, maka kami perintahkan
kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya mentaati
Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka
sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan kami),
kemudian kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya.” (Al-Isra’: 16)

Tentu saja yang akan terkena dampaknya tidak hanya pelaku kemaksiatan,
kaum mutabarrijat dan mereka tidak ada hijab dalam hubungan antar
lawan jenis. Semua orang yang ada di sebuah komunitas akan terkena
dampaknya. Maka kewajiban bagi semuanya adalah mencegah terjadinya
berbagai kemaksiatan dan kemungkaran sebisa mungkin. Para ulama dan
pemimpin menjadi penanggung jawab utama sebelum yang lain dalam
menegakkan amar ma’ruf nahi mungkar.

Abu Bakar As-Shidiq meriwayatkan bahwa ia mendengar sabda Rasulullah saw,

إِنَّ النَّاسَ إِذَا رَأَوُا الْمُنْكَرَ فَلَمْ يُغَيِّرُوْهُ أَوْشَكَ
أَنْ يَعُمَّهُمُ اللهُ بِعِقَابٍ

“Jika manusia melihat kemungkaran lalu tidak merubahnya, hampir Allah
meratakan siksanya kepada mereka semua.” (Diriwayatkan Empat Imam dan
dinilai shahih oleh Ibnu Hibban)

http://www.dakwatun a.com/2007/ tabarruj- dan-ikhtilath/

Tuesday, April 6, 2010

Panah Beracun

oleh Maznah Daud


Dari mana datangnya lintah
Dari sawah turun ke kali
Dari mana datangnya cinta
Dari mata turun ke hati



Kala senja bermain di kali
Indahnya panorama disimbah mentari
Pabila cinta mencuit hati
Barajalah syahwah imanpun teruji



Menutup aurat adalah satu kewajipan yang dituntut ke atas wanita Islam. Hal ini disedari dan diberikan penekanan oleh banyak pihak. Atas kesedaran ini, wanita Islam sanggup mengorbankan nyawa demi mempertahankan kewajipan menutup aurat.



Buktinya pada 1 Julai lalu, seorang muslimah warganegara Mesir, Marwa yang hamil tiga bulan ditikam 18 kali oleh lelaki yang dituduh dalam rayuan perbicaraan di Dresden, Jerman. Kejadian itu berpunca daripada insiden di taman permainan berdekatan rumah Marwa di Dresden. Ketika itu, Marwa yang memakai tudung meminta laluan kepada Alex supaya membenarkan anak lelakinya bermain buaian di taman berkenaan tetapi dibalas dengan jeritan, ‘pengganas’, ‘perempuan jahanam’ dan ‘kamu tidak layak menetap di sini’. Marwa kemudian membuat laporan polis ke atas Alex, rakyat Jerman yang berketurunan Russia atas dakwaan bersikap kurang ajar.



Namun ramai yang tidak menyedari dan tidak memberikan perhatian yang sewajarnya terhadap kewajipan menjaga pandangan mata. Walhal perintah menjaga pandangan mata disebut dalam ayat yang sama dengan perintah menutup aurat.



Firman Allah s.w.t. bermaksud:

“Katakanlah (wahai Muhammad) kepada orang-orang lelaki yang beriman supaya mereka menyekat pandangan mereka (daripada memandang yang haram) dan memelihara kehormatan mereka. Yang demikian itu lebih suci bagi mereka; sesungguhnya Allah Amat Mendalam Pengetahuan- Nya tentang apa yang mereka kerjakan. Dan katakanlah kepada perempuan-perempuan yang beriman supaya menyekat pandangan mereka (daripada memandang yang haram) dan memelihara kehormatan mereka dan janganlah mereka memperlihatkan perhiasan tubuh mereka kecuali yang zahir daripadanya; dan hendaklah mereka menutup belahan leher bajunya dengan tudung kepala mereka;…..”
(An-Nur 24:30-31)

Ayat 30 ditujukan kepada kaum lelaki yang beriman (mukminin), manakala ayat 31 ditujukan kepada kaum wanita yang beriman (mukminat). Dalam kedua-dua ayat di atas, Allah s.w.t. memulakan perintah-Nya agar mengawal pandangan dan diikuti dengan perintah supaya memelihara kemaluan. Ini secara tidak langsung memberikan gambaran bahawa terdapat hubungan yang rapat antara mata dengan kemaluan atau hubungan yang terlarang. Ketika mentafsirkan ayat ini, Ibn Kathir menyebut bahawa pandangan membawa kepada rosaknya hati dan kerosakan hati akan membawa kepada zina. Lantaran itu Allah s.w.t. mendatangkan perintah agar memelihara kemaluan selepas perintah mengawal pandangan.

Sehubungan dengan itu terdapat hadis-hadis sahih yang jumlahnya tidak sedikit mengingatkan kita agar mengawal pandangan mata. Antaranya:

* Daripada Abi Sa’eed r.a., bahawa Rasulullah s.a.w. bersabda (maksudnya): “Jauhilah kamu daripada duduk di tepi-tepi jalan!” Mereka berkata: “Ya Rasulullah! Kami tidak dapat lari daripada duduk di tepi-tepi jalan. Di situlah tempat kami duduk berbincang dan bersembang.” Baginda bersabda: “Sekiranya kamu mahu teruskan juga, maka berilah jalan itu haknya.” Mereka bertanya: “Apakah hak jalan itu ya Rasulullah?” Baginda menjawab: “Mengawal pandangan, menjawab salam, menyuruh yang makruf dan mencegah dari yang mungkar.”
(Riwayat al-Bukhari)
* Daripada Abdullah bin Mas’ud r.a., bahawa Rasulullah s.a.w. bersabda (maksudnya): “Sesungguhnya pandangan itu satu panah daripada panah-panah iblis yang beracun. Sesiapa yang meninggalkannya kerana takut kepada Allah, akan digantikannya dengan iman yang dapat dikecapi kemanisannya dalam hatinya.”
(Riwayat at-Tabraniy)
* Daripada Abi Umamah r.a., bahawa Rasulullah s.a.w. bersabda (maksudnya): “Mana-mana Muslim yang memandang kecantikan seorang wanita kemudian bersegera melarikan pandangannya, Allah akan menggantikannya dengan ibadah yang dia merasai kemanisannya.”
(Riwayat Ahmad)
* Daripada Abi Hurairah r.a., bahawa Rasulullah s.a.w. bersabda (maksudnya): “Setiap anak Adam ada habuannya daripada zina. Dia tidak dapat mengelak daripadanya. Maka zina kedua-dua mata itu memandang. Zina lidah bercakap. Zina kedua-dua telinga mendengar. Zina kedua-dua tangan memegang. Zina kedua-dua kaki melangkah. Nafsu berangan dan rasa berahi, kemaluan yang menjadikan angan-angan nafsu itu menjadi nyata atau sebaliknya.”
(Riwayat al-Bukhari)
* Daripada Abi Hurairah r.a., bahawa Rasulullah s.a.w. bersabda (maksudnya): “Semua mata akan menangis pada Hari Kiamat nanti kecuali mata yang dikawal daripada memandang apa yang diharamkan Allah, mata yang berjaga dalam jihad fi sabilillah dan mata yang bengkak menangis kerana takutkan Allah ‘azza wa jalla.”
(Riwayat Ibn Abi ad-Dunya)

Baru-baru ini, satu kajian yang dilakukan ke atas sekumpulah mahasiswa dan mahasiswi sebuah universiti di Belanda menunjukkan kehadiran wanita dengan gaya menawan dan bercakap-cakap dengan mereka menimbulkan kecelaruan fikiran bagi lelaki dan melemahkan ingatan mereka. Tumpuan fikiran mereka jatuh merudum.



Ahli sains menegaskan bahawa semakin banyak perhiasan wanita dan tarikannya, semakin hebat kesan yang terjadi ke atas lelaki yang memandangnya.

Mereka mentafsirkan fenomena ini dengan berkata bahawa sel-sel otak yang memainkan peranan memproses maklumat dan membuat keputusan akan terjejas dengan kehadiran wanita, memandangnya dan bercakap-cakap dengannya.

Kajian memfokuskan kepada isu tarikan, godaan dan pendedahan aurat.




Dapatannya adalah memandang kepada wanita yang mendedahkan aurat menyebabkan lelaki hilang tumpuan, menjejaskan pertimbangan dan tidak mempunyai kemampuan untuk membuat keputusan jitu dan bernas. Keadaan ini dialami beberapa ketika selepas berlakunya pandangan sehingga kesan pandangan itu hilang. Kajian ini juga menunjukkan bahawa melihat wanita yang berhias dan mendedahkan aurat itu lebih besar kesannya berbanding wanita yang kurang berhias, berpakaian sopan dan menutup aurat.



Semakin jelas kepada kita hikmah Allah s.w.t. mengakhiri ayat 30 yang memerintahkan lelaki mengawal pandangan dengan friman yang bermaksud ‘Yang demikian itu lebih suci bagi mereka; sesungguhnya Allah Amat Mendalam Pengetahuan- Nya tentang apa yang mereka kerjakan.’ Sesungguhnya Allah benar-benar Mengetahui dan Memahami setiap sudut dan setiap liku yang berlegar dalam hati hamba-hamba- Nya.

“Allah mengetahui pengkhianatan (penyelewengan dan ketidakjujuran) pandangan mata seseorang, serta mengetahui akan apa yang tersembunyi dalam hati.”
(Ghafir 40:19)

Dan terserlahlah hikmah kenapa Allah s.w.t. memerintahkan wanita sahaja menutup aurat selepas perintah mengawal pandangan dan memelihara kemaluan yang sama-sama ditujukan kepada kaum lelaki!



http://www.malaysia harmoni.com/ index.php/ kolumnis/ ustazah-maznah- daud/59-panah- beracun

p/s artikel ni dah lama dikeluarkan, oleh ustazah maznah
wallahua'lam

Tuesday, February 23, 2010

PEACE be upon YOU ... mESSENGGER oF ALLAH

Ada sebuah kisah tentang cinta yang sebenar-benar cinta yang dicontohkan Allah melalui kehidupan Rasul-Nya.


Pagi itu, walaupun langit telah mulai menguning, burung-burung gurun enggan mengepakkan sayap. Pagi itu, Rasulullah dengan suara terbatas memberikan khutbah, “Wahai umatku... kita semua ada dalam kekuasaan Allah dan cinta kasih-Nya. Maka taati dan bertaqwalah kepada-Nya”.

“Kuwariskan dua perkara kepada kalian, Al-Quran dan sunnahku”. "Barangsiapa mencintai sunnahku, bererti mencintai aku dan kelak orang-orang yang mencintaiku akan masuk syurga bersama-sama aku”.


Khutbah singkat itu diakhiri dengan pandangan mata Rasulullah yang tenang dan penuh minat menatap sahabatnya satu persatu. Abu Bakar menatap mata itu dengan berkaca-kaca, Umar dadanya naik turun menahan nafas dan tangisnya. Uthman menghela nafas panjang, Ali menundukkan kepalanya dalam-dalam…

Isyarat itu telah datang, saatnya sudah tiba...


“Rasulullah akan meninggalkan kita semua,” keluh hati semua sahabat kala itu.

Manusia tercinta itu, hampir selesai menunaikan tugasnya di dunia. Tanda-tanda itu semakin kuat. Ali dan Fadhal dengan pantas mendapatkan Rasulullah yang berkeadaan lemah dan goyah ketika turun dari mimbar. Disaat itu, kalau mampu, seluruh sahabat yang hadir di sana pasti akan menahan detik-detik berlalu.


Matahari kian tinggi, tapi pintu rumah Rasulullah masih tertutup. Sedang di dalamnya Rasulullah sedang terbaring lemah dengan keningnya yang berkeringat dan membasahi pelepah kurma yang menjadi alas tidurnya. Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seseorang yang berseru mengucapkan salam.


"Bolehkah saya masuk?" tanyanya. Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk, "Maafkanlah, ayahku sedang demam", kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu. Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah, "Siapakah itu wahai anakku?" "Tak tahulah ayahku, orang sepertinya baru sekali ini aku melihatnya," tutur Fatimah lembut. Lalu, Rasulullah menatap puterinya itu dengan pandangan yang menggetarkan. Seolah-olah bahagian demi bahagian wajah anaknya itu hendak dikenang.


"Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang memisahkan pertemuan di dunia. Dialah malaikatul maut," kata Rasulullah. Fatimah pun menahan ledakkan tangisnya. Malaikat maut datang menghampiri, tapi Rasulullah menanyakan kenapa Jibril tidak ikut sama menyertainya.


Kemudian dipanggilah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap di atas langit dunia menyambut roh kekasih Allah juga penghulu dunia ini.


"Jibril, jelaskan apa hakku nanti di hadapan Allah?", tanya Rasulullah dengan suara yang amat lemah. "Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat telah menanti ruhmu. Semua syurga terbuka lebar menanti kedatanganmu," kata Jibril. Tapi itu ternyata tidak membuatkan Rasulullah lega, matanya masih penuh kecemasan. "Engkau tidak senang mendengar khabar ini?", tanya Jibril lagi.


"Khabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?". "Jangan khawatir, wahai Rasulullah, aku pernah mendengar Allah berfirman kepadaku: "Kuharamkan syurga bagi siapa saja, kecuali umat Muhammad telah berada di dalamnya," kata Jibril.

Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan tugas. Perlahan roh Rasulullah ditarik.


Nampak seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh, urat-urat lehernya menegang. "Jibril, betapa sakit sakaratul maut ini." Perlahan Rasulullah mengaduh. Fatimah terpejam, Ali yang disampingnya menunduk semakin dalam dan Jibril memalingkan muka.


"Jijikkah kau melihatku, hingga kau palingkan wajahmu Jibril?" tanya Rasulullah pada malaikat pengantar wahyu itu. "Siapakah yang sanggup, melihat kekasih Allah direnggut ajal," kata Jibril. Sebentar kemudian terdengar Rasulullah mengaduh, karena sakit yang tidak tertahankan lagi.


"Ya Allah, dahsyat nian maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini kepadaku, jangan pada umatku." Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tidak bergerak lagi.
Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu! Ali segera mendekatkan telinganya.

"Uushiikum bis shalati, wa maa malakat aimanuku" - (peliharalah shalat dan peliharalah orang-orang lemah di antaramu)


Diluar pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling berpelukan. Fatimah menutupkan tangan di wajahnya, dan Ali kembali mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan.


"Ummatii,ummatii,ummatiii!!!" - (Umatku, umatku, umatku!!!)

Dan, berakhirlah hidup manusia mulia yang memberi sinaran itu. Kini, mampukah kita mencintai sepertinya? Betapa besarnya cintamu Ya Rasulullah terhadap ummatmu...


Allahumma Solli 'Ala Sayyidina Muhammad Wa Sallim Wa Barik 'Alaihi...

Thursday, February 11, 2010

renungan bersama


Siapakah orang yang sibuk ?
Orang yang sibuk adalah orang yang tidak mengambil berat akan waktu solatnya seolah-olah ia mempunyai kerajaan seperti kerajaan Nabi Sulaiman a.s

Siapakah orang yang manis senyumannya?
Orang yang mempunyai senyuman yang manis adalah orang yang ditimpa musibah lalu dia kata "Inna lillahi wainna illaihi rajiuun." Lalu sambil berkata,"Ya Rabbi Aku redha dengan ketentuanMu ini", sambil mengukir senyuman.

Siapakah orang yang kaya?
Orang yang kaya adalah orang yang bersyukur dengan apa yang ada dan tidak lupa akan kenikmatan dunia yang sementara ini.

Siapakah orang yang miskin?
Orang yang miskin adalah orang tidak puas dengan nikmat yang ada sentiasa menumpuk - numpukkan harta.

Siapakah orang yang rugi?
Orang yang rugi adalah orang yang sudah sampai usia pertengahan namun masih berat untuk melakukan ibadat dan amal-amal kebaikan.

Siapakah orang yang paling cantik?
Orang yang paling cantik adalah orang yang mempunyai akhlak yang baik.

Siapakah orang yang mempunyai rumah yang paling luas?
Orang yang mempunyai rumah yang paling luas adalah orang yang mati membawa amal-amal kebaikan di mana kuburnya akan di perluaskan saujana mata memandang.

Siapakah orang yang mempunyai rumah yang sempit lagi dihimpit?
Orang yang mempunyai rumah yang sempit adalah orang yang mati tidak membawa amal-amal kebaikkan lalu kuburnya menghimpitnya.

Siapakah orang yang mempunyai akal?
Orang yang mempunyai akal adalah orang-orang yang menghuni syurga kelak kerana telah mengunakan akal sewaktu di dunia untuk menghindari seksa neraka.

Siapakah org yg KEDEKUT ?
Orang yg kedekut ialah org yg membiar atau membuang email ini begitu sahaja, malah dia tidak akan menyampaikan pula pada org lain.

Sebaik-baik manusia itu adalah mereka yang memberi manafa ' at kepada manusia lain...



BAHAYA TIDUR TANPA BERWUDHUK SEMASA HAID, NIFAS & SELEPAS JUNUB

Antara ilmu yang perlu diamalkan yang nak kongsi bersama. Sahabat nabi s a w bertanya adakah boleh tidor selepas berjunub. Nabi s.a.w jawab boleh tapi bangun dulu ambil wuduk baru boleh tidor. Sebaiknya dalan keadaan junub, haid dan nifas kalu nak tidur amik wuduk dulu. Sebabnya kalu tak wuduk bahaya menanti. Syaitan boleh masuk kacau kita, masuk melalui kemaluan dan rongga yang
terbuka, boleh mengganggu janin, rahim yang sebabkan tak dapat anak
or janin rosak. Selain tu jin/syaitan akan masuk ke badan membawa penyakit yang susah diubati spt cancer. Seperti ustaz maklumkan sebelum ini cancer ni penyakit yang dibawa oleh jin dan syaitan. Perkara ini ada dalam fatwa ijmak ulamak walaupun para doktor payah nak akui.
(Minta dijauhkan- Nauzibillah)
Sampaikan pesanan kapada Kawan2 kita. Semoga ilmu yang sedikit ini
akan menjadikan kita lebih baik daripada hari sebelum.

Friday, December 25, 2009

Guyabano, The Soursop Fruit


The
Sour Sop or the fruit from the graviola tree is a miraculous natural cancer cell killer 10,000 times stronger than Chemo.
Why are we not aware of this? Its because some big corporation want to make back their money spent on years of research by trying to make a synthetic version of it for sale.

So, since you know it now you can help a friend in need by letting him know or just drink some sour sop juice yourself as prevention from time to time. The taste is not bad after all. It’s completely natural and definitely has no side effects. If you have the space, plant one in your garden.
The other parts of the tree are also useful.

The next time you have a fruit juice, ask for a sour sop.


How many people died in vain while this billion-dollar drug maker concealed the secret of the miraculous Graviola tree?
This tree is low and is called graviola ! in Brazi l, guanabana in Spanish and has the uninspiring name "soursop" in English. The fruit is very large and the subacid sweet white pulp is eaten out of hand or, more commonly, used to make fruit drinks, sherbets and such.

The principal interest in this plant is because of its strong anti-cancer effects. Although it is effective for a number of medical conditions, it is its anti tumor effect that is of most interest. This plant is a proven cancer remedy for cancers of all types.

Besides being a cancer remedy, graviola is a broad spectrum antimicrobial agent for both bacterial and fungal infections, is effective against internal parasites and worms, lowers high blood pressure and is used for depression, stress and nervous disorders.

If there ever was a single example that makes it dramatically clear why the existence of Health Sciences Institute is so vital to Americans like you, it's the incredible story behind the Graviola tree.

The truth is stunningly simple : Deep within the Amazon
Rainforest
grows a tree that could literally revolutionize what you, your doctor, and the rest of the world thinks about cancer treatment and chances of survival. The future has never looked more promising.

Research shows that with extracts from this miraculous tree it now may be possible to :
* Attack cancer safely and effectively with an all-natural therapy that does not cause extreme nausea, weight loss and hair loss
* Protect your immune system and avoid deadly infections
* Feel stronger and healthier throughout the course of the treatment
* Boost your energy and improve your outlook on life

The source of this information is just as stunning : It comes from one of America 's largest drug manufacturers, th! e fruit of over 20 laboratory tests conducted since the 1970's! What those tests revealed was nothing short of mind numbing... Extracts from the tree were shown to :

* Effectively target and kill malignant cells in 12 types of cancer, including colon, breast, prostate, lung and pancreatic cancer..
* The tree compounds proved to be up to 10,000 times stronger in slowing the growth of cancer cells than Adriamycin, a commonly used chemotherapeutic drug!
* What's more, unlike chemotherapy, the compound extracted from the Graviola tree selectivelyhunts
down and kills only cancer cells. It does not harm healthy cells!

The amazing anti-cancer properties of the Graviola tree have been extensively researched--so why haven't you heard anything about it? If Graviola extract is as half as promising as it appears to be--why doesn't every single oncologist at every major hospital insist on using it on all his or her patients?

The spine-chilling answer illustrates just how easily our health--and for many, our very lives(!)--are controlled by money and power.

Graviola--the plant that worked too well

One of America 's biggest billion-dollar drug makers began a search for a cancer cure and their research centered on Graviola, a legendary healing tree from the Amazon Rainforest.

Various parts of the Graviola tree--including the bark, leaves, roots, fruit and fruit-seeds--have been used for centuries by medicine men and native Indi! ans in S outh America to treat heart disease, asthma, liver problems and arthritis. Going on very little documented scientific evidence, the company poured money and resources into testing the tree's anti-cancerous properties--and were shocked by the results. Graviola proved itself to be a cancer-killing dynamo.

But that's where the Graviola story nearly ended.

The company had one huge problem with the Graviola tree--it's completely natural, and so, under federal law, not patentable. There's no way to make serious profits from it.

It turns out the drug company invested nearly seven years trying to
synthesize two of the Graviola tree's most powerful anti-cancer ingredients. If they could isolate and produce man-made clones of what makes the Graviola so potent, they'd be able to patent it and make their money back. Alas, they hit a brick wall. The original simply could not be replicated. There was no way the company could protect its profits--or even make back the millions it poured into research.

As the dream of huge profits evaporated, their testing on Graviola came to a screeching halt. Even worse, the company shelved the entire project and chose not to publish the findings of its research!

Luckily, however, there was one scientist from the Graviola research team whose conscience wouldn't let him see such atrocity committed. Risking his career, he contacted a company that's dedicated to harvesting medical plants from the Amazon Rainforest and blew the whistle.

Miracle unleashed
When researchers at the Health Sciences Institute were alerted to the news of Graviola,! they be gan tracking the research done on the cancer-killing tree. Evidence of the astounding effectiveness of Graviola--and its shocking cover-up--came in fast and furious....

......The National Cancer Institute performed the first scientific research in 1976. The results showed that Graviola's "leaves and stems were found effective in attacking and destroying malignant cells." Inexplicably, the results were published in an internal report and never released to the public...

......Since 1976, Graviola has proven to be an immensely potent cancer killer in 20 independent laboratory tests, yet no double-blind clinical trials--the typical benchmark mainstream doctors and journals use to judge a
treatment's value--were ever initiated...

......A study published in the Journal of Natural Products, following a recent study conducted at Catholic University of South Korea stated that one chemical in Graviola was found to selectively kill colon cancer cells at "10,000 times the potency of (the commonly used chemotherapy drug) Adriamycin..."

.......The most significant part of the Catholic University of South Korea report is that Graviola was shown to selectively target the cancer cells, leaving healthy cells untouched. Unlike chemotherapy, which indiscriminately targets all actively reproducing cells (such as stomach and hair cells), causing the often devastating side effects of nausea and hair loss in cancer patients.

.....A study at Purdue University recently found that leaves from the Graviola tree killed cancer cells among six human cell lines and were especially effective against prostate, pancreatic and lung
cancers... Seven years of silence broken--it's finally here!

A limited supply of Graviola extract, grown and harvested by indigenous people in Brazil , is finally av! ailable in America ...

The full Graviola Story--including where you can get it and how to use it--is included in Beyond Chemotherapy : New Cancer Killers, Safe as Mother's Milk, a Health Sciences Institute FREE special bonus report on natural substances that will effectively revolutionize the fight against cancer.
This crucial report (along with five more FREE reports) is yours ABSOLUTELY FREE with a new membership to the Health Sciences Institute. It's just one example of how absolutely vital each report from the Institute can be to your life and those of your loved ones.


>From breakthrough cancer and heart research and revolutionary Amazon Rainforest herbology to world-leading anti-aging research and nutritional medicine, every monthly Health Sciences Institute Member's Alert puts in your hands today cures the rest of America --including your own doctor(!)--is likely to find out only ten years from now.

note:among the step tt mom takes to cure her friend's cancer is by giving her this fruit. but Allah knows best. May Aunty Zakiah rest in peace. Always!

Monday, December 21, 2009

jotting down

bismillah...

pagi tadi...
semasa berjalan menuju ke ofis...
this thing struck my head again...


key to HAPPINESS ---> be THANKFUL of what you have


kenapa benda ni boleh ter'struck' my head tetibe?
hee :D
because at that time i was comparing myself to some other person...
bla..bla..bla... bermonolog sendiri di dalam hati
and then i said to myself... hey be thankful for what you have!
my condition is far much better compare to some people out there!

so people... bersyukurlah atas segala nikmat Allah pada kita!
simple thing that we can do is just by saying Alhamdulillah.
the other thing that we can do is share the advantage that we have with others
and also selalu2 lah "bersujud syukur"! ^__~

aah and also i've got another key!

key to Peace & Tranquility --> Always remember Allah!

"ala bizikrillahi totmainul qulub!" ; dengan mengingati Allah hati2 akan menjadi tenang.

ingat Allah?
1.berzikir. Subhanallah, Allahu Akbar dll bila2 masa sahaja. ketika berdiri, duduk, berjalan dsb.
2.baca quran
3.always quetions urself.. who give you the power to do all the things you do
4.lihat alam sekitar.....terlalu byk/besar keagungan Tuhan
kadang bile teringat kat somebody perhaps yg mgkn belum halal @ berhak bg kita mengingati @ merindui mereka cepat2 la beristighfar dan byk2an berzikir....Allah lebih berhak akan sebuah kerinduan itu!
Allahu'alam
-sebuah motivasi untuk diri sendiri-
a simple tazkirah to me, myself and anybody out there

Saturday, December 19, 2009

Protokol ke 10 Yahudi

mengandungi 8 perkara....

1.. Song....
Lagu-lagu yang menghiburkan. .jika ada anak-anak yang
tak tau mengucap..tetapi boleh menghafal lagu Hindustan yang
panjang berjela... Ada anak-anak yang tak hafal Fatihah....tapi
boleh mengingati lagu Siti Norhaliza yang panjangnya berdepa
depa..... berjaya sudah Yahudi.... Hinggakita terfikir.... .
bagaimana jadinya radio kalau tanpa lagu?


2. ...Sex.....
Lagi satu kegilaan remaja dan yang tua. Sex di mana-mana..
di kaca tv, dalam filem, dalam iklan....babak sex amat lumrah..
kekadang adegan sex tak diperlukan, tetapi diselitkan jua
sehingga ada orang menonton filem hanya kerana ada adegan sex...
filem 18SX amat laris berbanding filem U...
VCD lucah mudah didapati...dan harganya amat murah...
Adakah filem yang tiada adegan sex?
Lagi sekali berjaya sungguh Yahudi laknatullah. .....


3. ...Smoke....
Rokok..menjadi kegilaan para remaja...
sehingga dikatakan tidak modern jika tidak merokok...
malah sekarang merokok menjadi budaya bagi mana-mana perempuan
yang kononnya mau di gelar "up to date"..
Dulu yang merokok ini golongan ****** saja..... ataupun penari
kabaret....( aku tengok dari filem P Ramlee )....


4. ....Sport...
Pelbagai jenis sukan di tonjolkan dan lelaki dengan
perempuan sama-sama berlumba mencari nama dalam sukan...
hinggakan sekarang bola sepak pun perempuan main juga...
Bila bersukan, tutup aurat mestilah jauh sekali,
sembahyang pun banyak yang miss....bukan yang bermain sahaja tak sembahyang... .
yang menonton pun tak sembahyang juga ......
Kalau menonton dirumah... akan lambat sembahyang sebab takut tak
nampak macam mana masuk GOL....
Yahudi gol lagi.......sampai ada ulamak kata...kerana sukan
..sembahyang boleh tangguh...Mashaalla h,..


5. .. Fun..
Hiburan...di mana-mana kita dapat hiburan yang melalaikan.. ..
Kalau kita lihat dalam 100 majalah..mungkin 99 adalah majalah hiburan..
termasuklah majalah mangga...yang menayangkan buah mangga artis perempuan... .
Kalau ada konsert....sanggup orang Islam bertandang hingga
menghabiskan banyak wang dan bila ke konsert....
pelbagai maksiat akan diselit masuk.... Yahudi terhibur lagi....


6..... Female...
Perempuan... tawaran Yahudi yang amat mengasyikkan. .
terutama dalam iklan..yang kadang-kadang tidak ada kena
mengena dengan perempuan... Kalau kita ke kedai bateri kereta....
dihadapan bateri terpampang gadis sunti separuh bogel beraksi...
apa kena mengena bateri kereta dengan perempuan?.. .
kalau iklan Modess... perempuan adalah patutnya...
Yahudi bersorak lagi......


7....Fashion. ....
Fesyen terutama perempuan yang bermacam-macam. .
sehinggakan kalau pakai tudung pun mereka dah tak menutup aurat....
Macam mana dikatakan bertutup aurat jika bertudung tetapi berbaju ketat
yang kekadang menampakkan pusat?
Yan g mewarnakan rambut lagi teruklah...
Buat apa bertudung kalau rambut diwarnakan.. ..
Bila warnakan rambut..mestilah tidak bertudung sebab kalau
bertudung..bagaiman a nak menayangkan warna rambut yang terkini itu....
Kalau dah rambut diwarnakan.. . sembahyang pun tak sah...
malah mandi hadas pun tak sah sebab kebanyakan pewarna adalah kalis air...
itu tak kira yang cukur bulu kening lagi...

Yahudi ketawa lagi....
Umat islam sudah jadi macam Yahudi....


8. .. Food..Makanan. .
Lagi satu kegilaan Umat Islam terutama makanan dari Barat termasuklah
MC D, Kentucky , Pizza hut...dan seribu satu macam lagi...
Buah kurma yang menjadi makanan Rasulullah di pandang hina....
masuk rumah pun setahun sekali bila bulan Ramadan...
tapi makanan Barat menjadi kebanggaan.. .
Bila makanan datang dari Barat.. adakah kita yakin tentang
halalnya? Contoh Kentucky ..rempahnya datang dari Amerika....
siapa nak pergi check...halal ke tidak?
Bila makan benda haram, masakan iman menjadi mantap...
Maka lahirlah Umat Islam yang bukan perangai saja macam
yahudi... tetapi berfikiran pun macam yahudi...Nauzubilla h.....
Yahudi makan Islam lagi...

Itu baru protokol yang ke 10......
yang lain-lain entah macam-macam
lagi.... aku cinta Malaysia .....tapi lebih cintakan
ALLAH....... .... oleh itu, jika berlaku pertembungan antara kepentingan
manusia dengan kepentingan Allah......


DAHULUKAN KEPENTINGAN ALLAH....

Ayat2 Al Quran yang boleh diamalkan :

Untuk elak suami/isteri dan anak2 bergaduh :
Surah Al Baqarah - Ayat 102

Anak2 pandai belajar :
Surah Al Anbiyaa'- Ayat 79

Anak2 lembut hati/ elak panas baran :
Surah Al Anbiyaa - Ayat 69,
Surah Al Hasyr - Ayat 22-24


Anak2 malas sekolah :
Surah Toha ayat 1-5

Ayat pendinding : Ayat akhir surah At Taubah

Bg anak2 yg suka keluar malam :

Surah Ar Ruum Ayat 31. Baca 33x

Untuk jadi pendinding rumah :
Surah Al BAqarah dibaca & tiup pd air , dan spray
keliling rumah


1 minit untuk mengingat Allah

Langkah 1 :
* Sebutlah dengan sepenuh hati dan lidah yang fasih :
* SUBHANA'LLAH
* ALHAMDULI'LLAH
* LAA I LAAHA ILLA'LLAH
* ALLAHU AKBAR
* ASTAGHFIRU'LLAH
* LAA ILAAHA ILLA'LLAH, MUHAMMADUR RASULU'LLAH
* ALLAHUMMA SALLI WA SALLIM WABARIK ' ALA SAYYIDINA
MUHAMMAD WA AALIHI
* WA SAHBIHI AJMA'EEN


Langkah 2 :
* Hayatilah sedalamnya akan makna ayat demi ayat,
perkataaan demi
perkataan


Langkah 3 :

* Forward email ini kepada sekurang-kurangnya 7 orang
yang anda kasihi....


Hasil 1 :
* Dalam tempo satu jam anda telah berjasa mengajak
mereka untuk
* mengingat, berdoa dan bermunajat kepada ALLAH SWT.


Hasil 2 :
* Dalam tempoh satu jam anda telah berjasa mengajak
mereka untuk
* mengingat, berdoa kepada Nabi Muhammad SAW.


Hasil 3 :
* Dalam masa satu jam sekurang-kurangnya 7 orang telah
mendoakan
* kesejahteraan untuk kamu dan di-AMIN-kan oleh para
Malaikat.

this is last email forwarded by arwah mak cik zakiah [mom's friend]
memanjang2kan email ini moga memberi hasanah pada arwah.

it's worth to spend 5 minutes

There were only 15 minutes left before Solat-ul Isha {The night prayer}.

He quickly made Wudhu {purification washing of the face, hands, head, ears, and feet} and then, performed Solat-ul Maghrib {The dusk prayer}.

While making Tasbih {praising of ALLAH}, he again remembered his grandmother and was
embarrassed by how he had prayed.

His grandmother prayed with such tranquillity and peace.

He began making Dua{suplications} and went down to make Sajdah{prostration} and stayed like that
for a while.

He had been at work all day and was tired, so tired.

He awoke abruptly to the sound of noise and shouting.

He was sweating profusely.

He looked around.

It was very crowded.

Every direction he looked in was filled with people.

Some stood frozen looking around, some were running left and right and
some were on their knees with their heads in their hands just waiting.

Pure fear and apprehension filled him as he realized where he was.

His heart was about to burst.

It was the Day of Judgment.

When he was alive, he had heard many things about the questioning on the

Day of Judgment, but that seemed so long ago..

Could this be something his mind made up?

No, the wait and the fear were so great that he could not have imagined this.

The interrogation was still going on.

He began moving frantically from people to people to ask if his name
had been called.

No one could answer him.

All of a sudden his name was called and the crowd split into two and
made a passageway for him.

Two angels grabbed his arms and led him forward.

He walked with unknowing eyes through the crowd.

The angels brought him to the centre and left him there.

His head was bent down and his whole life was passing in front of his
eyes like a movie.

He opened his eyes but saw only another world.

The people were all helping others.

He saw his father running from one lecture to the other, spending his
wealth in the way of Islam.

His mother invited guests to their house and one table was being set
while the other was being cleared.

He pleaded his case,

'I too was always on this path..

I helped others.

I spread the words of Allah.

I performed my Solah{prayers} .

I fasted in the month of Ramadhan.

Whatever ALLAH ordered us to do, I did.

Whatever HE ordered us not to do, I did not.'

He began to cry and think about how much he loved ALLAH.

He knew that whatever he had done in life would be less than what
ALLAH deserved and his only protector was ALLAH... He was sweating like
never before and was shaking all over.

His eyes were fixed on the scale, waiting for the final decision.

At last, the decision was made.

The two angels with sheets of paper in their hands, turned to the crowd.



His legs felt like they were going to collapse.

He closed his eyes as they began

To read the names of those people who were to enter Jahannam{the worst Hell Fire}.

His name was read first.

He fell on his knees and yelled that this couldn't be,

'How could I go to Jahannam{the worst Hell Fire}?

I served others all my life,

I spread the words of ALLAH to others'.

His eyes had become blurry and he was shaking with sweat.

The two angels took him by the arms.

As his feet dragged, they went through the crowd and advanced toward
the blazing flames of Jahannam{the worst Hell Fire}.

He was yelling and wondered if there was any person who was going to help him.

He was yelling of all the good deeds he had done, how he had helped
his father, his fasts, prayers, the Noble Qur'an that he read, he was
asking if none of them would help him.

The Jahannam angels continued to drag him.

They had gotten closer to the Hellfire.

He looked back and these were his last pleas.

Had not Rasulullah [S.A.W.] {Messanger of ALLAH Muhammad Peace be upon him} said;

'How clean would a person be who bathes in a river five times a day,
so too does the Solah performed five times cleanse someone of their
sins'?

He began yelling,

'My prayers? My prayers? My prayers.?'

The two angels did not stop, and they came to the edge of the abyss of Jahannam{The Worst Hell Fire}.

The flames of the Fire were burning his face.

He looked back one last time, but his eyes were dry of hope and he had
nothing left in him.

One of the angels pushed him in.

He found himself in the air and falling towards the Flames.

He had just fallen five or six feet when a hand grabbed him by the arm
and pulled him back.

He lifted his head and saw an old man with a long white beard.

He wiped some dust off himself and asked him,

'Who are you?'

The old man replied,

'I am your prayers'.

'Why are you so late! I was almost in the Fire!

You rescued me at the last minute before I fell in'.

The old man smiled and shook his head,

'You always performed me at the last minute, did you forget?'

At that instant, he blinked and lifted his head from Sajdah{prostation} .

He was in a sweat.

He listened to the voices coming from outside.

He heard the Adhan{call for prayer} for Solat-ul Isha{the night prayer}.

He got up quickly and went to perform Wudhu{purification washing of the face, hands, head, ears, and feet}.



Pass this on to your friends and family.... ...

Maybe, you can help someone open their eyes.

And who knows?

Maybe, this is a good deed that can help you during the day of judgement.

(INSHA-ALLAH)

Jangan...

Jangan terlalu susah hati dengan urusan dunia.
Akhirat itu lebih utama
dan hidup di sana lebih lama dan kekal selamanya

Jangan sengaja lewatkan solat.
Perbuatan ini Allah tidak suka.
Kalau tertidur lain cerita.


Jangan
tidur selepas solat Subuh, nanti
rezeki mahal(kerana berpagi-pagi itu membuka pintu berkat).


J
angan makan tanpa membaca BISMILLAH dan doa makan.
Nanti rezeki kita dikongsi syaitan.


Jangan
keluar rumah
tanpa niat untuk membuat kebaikan.
Takut-takut kita mati dalam
perjalanan.


Jangan
biarkan mata liar di perjalanan.
Nanti hati kita gelap diselaputi dosa.


J
angan menangguh taubat bila berbuat
dosa kerana mati boleh datang
bila-bila masa.


Jangan
ego untuk meminta maaf pada
ibu bapa dan sesama manusia
kalau memang kita bersalah..


Jangan
mengumpat sesama rakan
taulan. Nanti rosak persahabatan kita
hilang bahagia.


Jangan
lupa bergantung kepada ALLAH
dalam setiap kerja kita. Nanti kita sombong apabila berjaya.
Kalau gagal kecewa pula.


Jangan
bakhil untuk bersedekah.
Sedekah itu memanjangkan umur
dan memurahkan rezeki kita.


Jangan
banyak ketawa. Nanti mati jiwa.

Jangan
biasakan berbohong, kerana ia adalah
ciri-ciri munafik dan
menghilangkan kasih orang kepada kita.


Jangan
suka menganiaya manusia atau haiwan. Doa
makhluk yang teraniaya
cepat dimakbulkan ALLAH.




Jangan
mempertikaikan kenapa ISLAM itu berkata JANGAN.
Sebab semuanya untuk keselamatan kita. ALLAH lebih tahu apa yang terbaik
untuk hamba ciptaanNya.